Wabup Maros Buka Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba 2025
“Hari ini mereka resmi dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros dan siap menjalankan peran di tengah masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menyatakan bangga atas antusiasme pelajar dan mahasiswa yang aktif terlibat dalam upaya pencegahan narkoba melalui ajang tersebut.
Menurutnya, pendekatan edukatif yang melibatkan generasi muda merupakan cara efektif untuk membentengi remaja dari bahaya peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan.
“Pencegahan harus menjadi prioritas. Kalau tidak, penjara kita akan terus dipenuhi narapidana kasus narkoba. Kegiatan seperti ini sangat efektif karena menyasar langsung generasi muda sebagai objek sekaligus subjek pencegahan,” tegasnya.
Muetazim menambahkan, dampak buruk narkoba telah dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pelajar hingga aparat penegak hukum. Meski penindakan terus dilakukan, kasus penyalahgunaan narkoba masih menunjukkan tren peningkatan.
“Karena itu, selain penegakan hukum, pola pencegahan yang terukur dan berkelanjutan harus terus kita dorong bersama,” katanya.
Ia berharap, peran Duta Anti Narkoba tidak berhenti pada seremoni grand final, melainkan berlanjut melalui berbagai program edukasi dan kampanye di tengah masyarakat.
“Kami menunggu gebrakan para Duta Anti Narkoba yang dilantik malam ini. Kalian adalah garda terdepan dalam memerangi narkoba di Kabupaten Maros,” pungkasnya.








Tinggalkan Balasan